Hallo guys, apakabar? Semoga sehat-sehat
saja dan dapat menikmati hari dengan penuh suka cita. Pagi ini disini cukup
dinggin, mau mandi malas di buatnya soalnya, dingginnya pool. Kali ini Aku
ingin bahas tentang gangguan kecemasan/enxienty. Mari disimak ya guys J.
Gangguan kecemasan adalah gangguan rasa
takut yang berlebihan dan telah menggagu aktifitas. Ya, aku pernah diposisi ini,
yang dimana rasa takut itu sangat berlebihan. Semua itu datang dengan
sendirinya, bahkan terkadang di kondisi darurat. Inilah masalahnya, gimana
mengendalikan rasa takut dikeadaan darurat.
Cerita pertama itu saat baru kehilangan
alm. Bunda, yang dimana galau selalu mengitari hati. Posisi waktu itu malam
hari yang dimana aku juga lagi menerima curhatan seseorang. Disisi lain aku
juga sedih, mau jadi apa kedepannya, dan sama siapa akan menyandar, karna
belahan jiwa telah dijemputNya. Malam itu bener-bener mistis, dingin, taku dan
mewek itulah panik pertama yang aku sadar, gak tau panik yang gak sadar udah
berapa kali.
Kisah panik kedua saat UN di SMA 2
Bukittinggi, yang dimana aku harus mengikuti ujian tapi waktunya mepet. Disaat itu
juga ada perbaikan trotoar, aduh kebayang gimana paniknya, dan timbul rasa
takut yang berlebihan. Ketika tiba di kelas terasalah sesak nafas yang cukup
lama seperti asma, badan menggigil dan rasa berkecamuk menjadi satu kesatuan
yang kekeh.
Ketiga, saat saudara pulang lebaran tahun
kemarin, yang dimana aku memikir banyak hal seperti diintrogasi, dijauhi, gak
pantas samping mereka karena aku tidak berpendidikan dll. Ini semua hanya
implusif otakku, dan menyatakan yang belum ada jadi ada.
Semua masalah pasti ada penyelesaiannya,
yaitu menangkal rasa takut itu sendiri. Awalnya di ajarin om zera untuk belajar
terapi pernafasan yaitu tarik nafas panjang melalui hidung dan lepaskan melalui
mulut, ini terapi sederhananya. Alhamdulillah terapi ini bisa membantu meskipun
ini sedikit. Terapi pernafasan sudah dan pernah juga di ajarin terapi balon dan
terapi obat, dan paling gampang itu terapi obat. Semoga membantu buat
teman-teman yang mengalami gangguan kecemasan. Salam sehat jiwa.

0 comments:
Post a Comment