Jangan Mengeluh Ya! Ayo Semangat!


Selamat pagi, selamat siang, selamat sore dan selamat malam buat kalian yang membacanya dengan penuh suka cita. Kali ini Aku ingin bahas tentang jangan suka terlalu mengeluh atas sakit ini, syukuri dan jadikan semua ini jadi sahabat terbaik bagimu.

Banyak teman-temanku yang suka mengeluh (dulu awal-awal terkena bipolar juga caper kok), dan meminta perhatian lebih agar selalu setia untuk memperhatikannya. Di awal aku fine aja, tapi unjung-ujungnya jadi enek dan jenuh dan membuat dia sebagai sebelah mata bagiku. Maaf jangan tiru ya, mungkin mereka begitu karena gak dapat perhatian lebih dari keluarga.

Bersyukurlah kita yang masih ada dan peduli bahwa kita membutuhkan perhatian khusus, atau cargiver. Jangan pernah sungkan untuk cerita apa saja dengan cargiver, biar mereka paham bahwa kita membutuhkan apa dan bagaimana merealisasikannya. Aku punya Ibu Dewi yang sekarang jadi caregiver, dimana beliau selalu memberi perhatian lebih tapi sesuai dengan kondisiku.

Buat kalian yang gak punya caregiver bisa kok cerita di grup gangguan jiwa yang berseliweran d fb, wa, dll, tapi jangan lebay ya. Mau cari perhatian tapi bilang aku mau mati, aku capek idup dll yang membuat anggota lain ketrigger. Please stop kata-kata demikian, soalnya kasian yang lain, karena ini mereka down lagi. Tau kok bahwa semua ini berat tapi kudu di jalani bro, sis… bahwa ini proises yang ada.

Makasih buat semua yang selalu berjuang untuk sembuh, yakin ini proses yang akan dilakukan demi rasa stabil yang kita miliki. Aku sayang kalian, tetap semangat, salam sehat jiwa.

0 comments:

Post a Comment