![]() |
| Foto comot dari goggle |
Selamat
pagi, siang, sore dan malam, semoga semua enjoy baca ceritaku ini, jangan lupa
sediain sneknya ya, enjoy...
Aslinya
dulu rambutku tebal sejak bayi, tapi udah mulai SD rambut itu menipis karna
malas mau keramas. Kata bunda dulu kalau mau diajak keramas pasti marah-marah,
dan selalu berujung ngamuk. Semua itu makin parah pas masuk SMA karena aku suka
banget ngecat rambut. Bunda sih miris liatnya, karena rambut yang dulu lebat
jadi tipis banget dan udah kelihatan kulit kepala.
Nah
kemaren aku ambil keputusan untuk botak, maksudnya agar rambut baru tumbuh dan
kembali sehat, dengan perawatan yang ku buat. Happy banget bisa botak, tapi
nenek sepertinya kecewa, kenapa harus botak?, ini keputusan aku sendiri dengan
segala pertimbangan.
Ada
rasa miris di hati ini, tapi mau gimana lagi, ini keputusan dengan sadar dan
yakin bisa tumbuh rambut yang lebat, insya Allah. Satu hal yang aku takuti,
tentang stigma gangguan jiwa. Hhhmmm.... dikira nanti aku botak karna lagi
kumat, stop itu gak benar , dan ini murni kemauan sendiri. Aku dapat
rekomendasi dari banyak orang dan dengan itu aku yakin bahwa botak ini sebuah
pilihan yang terbaik.
Intinya,
ambilah keputusan itu disaat kita stabil, yakin dan tidak akan menyalahkan
orang lain jika ada sebuah resiko dalam suatu pilihan. Alhamdulillah, sampai
saat ini aku nyaman aja dengan pilihan botak, dan belajar cuex apa kata orang
lain. Tetap semangat dan salam sehat jiwa.

2 comments:
Ini pengalaman kakak sendirikah?Oya kak, mampir juga di blog ku ya. http://literasi-ester.blogspot.com
iya, ini pengalaman pribadi....
Post a Comment