Nasehat Untuk Ofie (Part 1)

Semua belum tentu seperti apa yang kita inginkan, kesel, amarah semua bisa menjadi satu, tetapi inilah yang namanya hidup, soo enjoy ajah. Dunia oh dunia begitu sulit tapi ini kehidupan nyata lho, dan nikmati ajah dan selalu enjoy, hahahaha, sok bijak kamu Fie. Semua menjadi kesatuan yang utuh dan ini sangat penting bagi hidup.


Huaaaa mentari bersinar seperti cahaya pagi yang menyelimuti sebuah kesedihan, tak terasa aku bermenung kurang lebih 3 jam-an, dan semua nyata yang tiba-tiba hujan pun turun dengan lebatnya. Aahhh hujan kau datang tanpa aku harapkan, tetapi hati semakin bahagia dengan gemercik indahmu.


Janji itu bagaikan kehidupan di jurang apalagi janji cinta, jika dipungkiri semuanya kandas dan berakhir, hidup oh hidup kenapa kau bagaikan neraka duniawi tanpa rasa syukur yang diberikan Tuhan. Gersang hidup karna tidak percaya pada Sang Pencipta. Ooohh dirimu bersyukurlah agar dunia bagaikan surga duniawi.


Benci itu mah wajar tapi gimana cara kita menyikapinya, semua hanya kesatuan utuh yang tergulir dari nestapa dunia. Gak boleh untuk membenci berlebihan sebab dunia itu adalah poemberian yang indah dari Tuhan. Maafkan jiwa ini yang masih membenci dan rasa itu tumbuh dengan sendirinya.


Ofie, Ofie kau tak pernah berubah dari tahun ke tahun, rasa semua kau pendam, dan jiwa selalu terbawa arus emosi. Hidup akan selalu berjalan dengan porosnya, tapi kau akan diam tanpa ada tujuan, itu bukan solusi untukmu, tapi itu hanya sebuah rugi yang sangat berat.


Apa kau mau merugi, nggak lah yau sebab rugi itu sangat buruk bagi dunia. Apakah kau mau dibenci dunia dengan cara yang buruk, hhhmmm aku nggak kebayang jika dunia marah padamu, dan membencimu yang berada diatasnya.


Aahhh sudahlah , semua telah terjadi, sudahlah, pikirkan masa depan dan enjoy, sehati dirimu dari fisik dan psikis. Tetap optimis dan semangat meraih cita-cita dengan genggaman mu Fie.


0 comments:

Post a Comment