Berhati Lembut


Selamat hari jum’at semua, gimana kabarnya, semoga baik-baik saja ya, aamiin.kali ini aku ingin berbagi atas keluh lesah yang ku alami selama ini.
Jujur, aku itu bukan anak baik seperti di harapkan oleh orang tua. Anak pelawan, tukang bohong dll. Bunda selalu urut dada ketika sikap begitu muncul, karenaku akan melawan sejadi-jadi. Ah sudahlah, semua itu sifat masa laluku yang dimana nyokap sebagai pelarian utama.
Setelah bunda tiada, aku mulai berfikir, apa akan begini saja hidup, dan semua masalah luapkan sama nenek. Inilah yang berat tapi apa boleh baut, aku begini adanya. Aku sayang keluarga, cintai mereka tapi kenapa emosi tetap terus memuncak dan egois aku kemukakan. Maafkan aku keluarga, ini cerita dimana aku ingin menjadi wanita baik hati untuk sesama.
Hari ini aku kembali disadarkan oleh teman dekat, bahwa jangan jadi orang sombong dan rendah hatilah untuk menghadapi semuanya. Nyes banget dihati kata-kata yang beliau ucapkan itu. Semoga kedepan aku bisa menjadi wanita berhati lembut.

0 comments:

Post a Comment